Cara Membuat Air Minum Rebusan Yang Baik Menurut Kesehatan
Cara Membuat Air Minum Rebusan Yang Baik Menurut Kesehatan - Di Indonesia masih banyak masyarakat nya yang mengkonsumsi air minum dari air sumur atau lebih terkenal dengan sebutan air minum rebusan. Hal ini banyak dilakukan terutama masyarakat yang ada di pedesaan, namun demikian masih banyak pula masyarakat perkotaan yang mencukupi kebutuhan air minum nya dengan air sumur sendiri.
Kenapa di zaman era modern saat ini masih banyak masyarakat kita yang minum air rebusan, karena selain cara membuat nya mudah, dengan merebus air minum sendiri bisa mengurangi biaya rumah tangga. Disamping itu juga ada masyarakat tertentu yang merasa tidak suka atau kurang nyaman jikalau minum air mineral yang dijual di pasaran.
Sebelum melangkah ke Cara Membuat Air Minum Rebusan Yang Baik Menurut Kesehatan, perlu kita ketahui terlebih dahulu kondisi mengenai air sumur itu sendiri.
Apakah Air Sumur Saya Aman untuk Diminum?
Pemerintah telah mengatur standar air layak minum dalam peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes no.492/MENKES/PES/IV/2010) tahun 2010.
Bahwasannya air yang sehat atau yang layak konsumsi harus memenuhi syarat fisik, kimia, dan mikrobiologi. Secara fisik air yang sehat haruslah jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Secara kimia air yang sehat adalah kadar pH-nya netral (7) dan kandungan mineral-mineral tertentu memenuhi batasan syarat mutunya. Sedangkan secara mikrobiologi, air yang sehat adalah tidak mengandung mikroba penyebab penyakit, seperti bakteri E.coli yang bisa mengakibatkan diare dan bakteri salmonela. Kedua bakteri ini biasanya terdapat dalam kotoran atau tinja manusia.
Jika air sumur anda tidak memenuhi syarat-syarat diatas, berarti air sumur anda tidaklah sehat dan tidak layak untuk dikonsumsi dan bisa dikatakan air sumur anda tercemar. Oleh karena itu ada hal-hal yang perlu anda amati kemungkinan apa saja yang menjadi penyebab dari pencemaran itu sendiri.
Namun rasanya susah sekali bagi kita untuk menemukan sumber air yang benar-benar bersih. Karena kita hidup tidak sendiri di alam semesta ini. Faktor lingkungan sangat berpengaruh sekali, seperti hal nya jarak septic tank tetangga kita sendiri, kemudian pencemaran dari limbah industri, dan faktor tanah itu sendiri.
Cara Membuat Air Minum Rebusan
Telah disebutkan diatas, bahwa sumber air yang kita minum sehari-hari tidak lepas dari pencemar seperti E.coli selain itu air sumur juga terkadang ditemukan unsur zat besi dan zat kapur di dalam nya.
Perlu kita waspadai bahwasannya efek yang ditimbulkan oleh zat besi dan zat kapur yang mengendap sangat berbahaya bagi tubuh kita karena dapat menyebabkan penyakit kencing batu dan gagal ginjal.
Salah satu cara untuk mengurangi zat kapur yang terdapat dalam air putih adalah dengan merebus air putih tersebut sampai mendidih untuk mengurangi zat besi dan kapur lalu mengendapkan air yang telah dididihkan tersebut sampai beberapa hari hingga warna kuning kecoklatan mengendap di bagian bawah.
Peralatan :
Cara merebus air minum :
Demikian cara membuat air minum rebusan yang baik menurut kesehatan, mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua.
Kenapa di zaman era modern saat ini masih banyak masyarakat kita yang minum air rebusan, karena selain cara membuat nya mudah, dengan merebus air minum sendiri bisa mengurangi biaya rumah tangga. Disamping itu juga ada masyarakat tertentu yang merasa tidak suka atau kurang nyaman jikalau minum air mineral yang dijual di pasaran.
Sebelum melangkah ke Cara Membuat Air Minum Rebusan Yang Baik Menurut Kesehatan, perlu kita ketahui terlebih dahulu kondisi mengenai air sumur itu sendiri.
Apakah Air Sumur Saya Aman untuk Diminum?
Pemerintah telah mengatur standar air layak minum dalam peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes no.492/MENKES/PES/IV/2010) tahun 2010.
Bahwasannya air yang sehat atau yang layak konsumsi harus memenuhi syarat fisik, kimia, dan mikrobiologi. Secara fisik air yang sehat haruslah jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Secara kimia air yang sehat adalah kadar pH-nya netral (7) dan kandungan mineral-mineral tertentu memenuhi batasan syarat mutunya. Sedangkan secara mikrobiologi, air yang sehat adalah tidak mengandung mikroba penyebab penyakit, seperti bakteri E.coli yang bisa mengakibatkan diare dan bakteri salmonela. Kedua bakteri ini biasanya terdapat dalam kotoran atau tinja manusia.
Jika air sumur anda tidak memenuhi syarat-syarat diatas, berarti air sumur anda tidaklah sehat dan tidak layak untuk dikonsumsi dan bisa dikatakan air sumur anda tercemar. Oleh karena itu ada hal-hal yang perlu anda amati kemungkinan apa saja yang menjadi penyebab dari pencemaran itu sendiri.
Namun rasanya susah sekali bagi kita untuk menemukan sumber air yang benar-benar bersih. Karena kita hidup tidak sendiri di alam semesta ini. Faktor lingkungan sangat berpengaruh sekali, seperti hal nya jarak septic tank tetangga kita sendiri, kemudian pencemaran dari limbah industri, dan faktor tanah itu sendiri.
Cara Membuat Air Minum Rebusan
Telah disebutkan diatas, bahwa sumber air yang kita minum sehari-hari tidak lepas dari pencemar seperti E.coli selain itu air sumur juga terkadang ditemukan unsur zat besi dan zat kapur di dalam nya.
Perlu kita waspadai bahwasannya efek yang ditimbulkan oleh zat besi dan zat kapur yang mengendap sangat berbahaya bagi tubuh kita karena dapat menyebabkan penyakit kencing batu dan gagal ginjal.
Salah satu cara untuk mengurangi zat kapur yang terdapat dalam air putih adalah dengan merebus air putih tersebut sampai mendidih untuk mengurangi zat besi dan kapur lalu mengendapkan air yang telah dididihkan tersebut sampai beberapa hari hingga warna kuning kecoklatan mengendap di bagian bawah.
Peralatan :
- Panci yang bersih
- Kompor atau tungku
Cara merebus air minum :
- Gunakan panci bersih yang terbuat dari bahan stainlessteel atau yang terbuat dari bahan tanah
- Masukan air kedalam panci sampai terisi hampir penuh
- Nyalakan api kompor atau tungku dengan api yang besar
- Jika menggunakan tungku, gunakan kayu bakar yang tidak menghasilkan asap yang besar
- Tutup dengan rapat panci supaya air cepat mendidih dan untuk menjaga supaya air tidak menjadi bau asap terutama yang menggunakan tungku
- Tunggu hingga air mendidih yang ditandai munculnya gelembung-gelembung air
- Biarkan selama 10 menit atau lebih baik 15 menit agar kuman mikrobiologi seperti E.coli mati
- Matikan api kompor atau tungku lalu diamkan air di tempat yang aman
- Diamkan air sampai menjadi dingin
- Saring air untuk memisahkan zat kapur yang kemungkinan ada pada air rebusan tersebut
Demikian cara membuat air minum rebusan yang baik menurut kesehatan, mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua.

0 Response to "Cara Membuat Air Minum Rebusan Yang Baik Menurut Kesehatan"
Post a Comment